Wisata bukittinggi
yang bakal gua angkat hari ini adalah janjang 40. Sebenarnya jenjang ini sangat
panjang terdiri dari beberapa atau mungkin ratusan anak tangga. Di namakan
janjang 40 karena memulai menghitung janjang
ini adalah ketika sampai pada janjang yang berukuran kecil, dari sanalah
menghitung jumlah anak tangga tadi maka di dapatlah anak tangga berjumlah 40.
Jika di lihat sekilas
janjang 40 ini hampir sama dengan janjang yang terdapat di korea, yang sering
di jadikan sebagai latar film drama. Jenjang ini sendiri sekarang sudah mulai
di lakukan renovasi seperti dengan memberi lampu di sudut tangga seperti
lampu-lampu di neraga eropa. Di tengah tengah-tangga di bangun taman bunga
untuk mempercantik tangga dan sekitar tangga berjejer toko-toko. Di sekitar
janjang 40 ini juga terdapat tempat ibadah
atau surau baitul jalal, jadi masyarakat tidak perlu lagi kesulitan mencari
tempat ibadah di kala waktu shalat telah masuk. Bahkan tak jarang masjid ini
mengadakan kajian rutin sekali seminggu
atau dua minggu sekali. Sesuatu yang unik dari masjid ini adalah arsitektur
masjid ini yang berbeda dari kebanyakan masjid lainya.
Pada umumnya
masjid bagian atas atau atap berbentuk bulat seperti kubah, namun pada masjid
ini bagian atas atau atap masjid berbentuk bunga tulip, tak salah sebagian
masyarakat menyebut masjid ini masjid tulip. Masjid atau surau ini buka setiap
akan melakukan shalat berjamaah apabila sudah masuk waktu shalat maka petugas
masjid akan membuka masjid ini. Pada bagian dalam mesjid juga bagus dan bersih dengan
di tambah kolam ikan pada bagian luar masjid.
Pada bagian
puncak janjang 40 ini terdapat 2 patung harimau masing-masing ada di ujung kiri
dan ujung kanan serta atap yang digunakan pada bagian atas berbentuk gonjong rumah
gadang, tidak jauh dari bentuk gonjong rumah gadang sendiri.
Dari atas
janjang 40 kita dapat melihat pemadangan di penuhi oleh bangunan rumah penduduk
karena janjang 40 ini berada di tengah–tengah kota dan juga pasar.
Bagi masyarakat
pendatang tidak akan sulit menemukan tempat ini, umumnya masyarakat Bukittinggi
sudah tidak asing lagi dengan janjang 40 ini, bahkan pada ujung tangga sudah di
buat semacam merek/plang yang di hias secantik mungkin agar pendatang dapat
mengetahui keberadaan tempat ini.
sekian tentang janjang 40 dari gw ,pikir2 dulu dah mau nulis apaan lagi. jangan lupa coment di bawah guys. terima kasih.
Assalamualaikum.


Komentar
Posting Komentar